Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2016

MANUSIA

Potret manusia bingung dengan hidupnya


Tujuan Hidupnya adalah untuk Mati
Tujuan Bertemu dengan orang-orang untuk Berpisah
Tujuan Berteman justru untuk Musuhan
Tujuan Mencintai ternyata untuk Membenci

Kemudian Manusia bingung...
Kalau begitu kenapa harus Hidup?
Kalau begitu kenapa harus Bertemu?
Kalau begitu kenapa harus Berteman?
Kalau begitu kenapa harus Mencintai?

Seharusnya langsung saja Mati!
Seharusnya langsung saja Berpisah!
Seharusnya langsung saja Musuhan!
Seharusnya langsung saja Membenci!

Lagi-lagi Manusia bingung...
Ada apa dengan Kematian?
Ada apa dengan Pertemuan?
Ada apa dengan Musuh?
dan...
Ada apa dengan Cinta?

Jumat, 10 Mei 2013

FOR HIM (Ciel Phantomhive)


Pangeran cantik terjerat sangat..
Kabut nista pula luka,
Membara dendam sampai temaram
Selalu dan semakin...

Pangeran cantik terjerat sangat..
Dusta dalam air mata,
Serigala elok kian melolong sangar
Rikih tubuh paduka gentar..

Keangkuhan merangkak perlahan..
Seluruh makhluk dikata sama
Pun yang hidup lalu mati
Begitu katanya,


....Pangeran Cantik... 

Sabtu, 27 April 2013

Rabu, 13 Maret 2013

Boneka Jerami yang Sakit



Seonggok boneka dekil itu...
Sendiri dan menjerit dalam kematiannya...
Tak hinggap ruh disana
Namun susunan jerami itu sangat fasih
Menyadari dirinya adalah nista
Dibanding manekin yang berbahagia
Seonggok boneka dekil itu...
Terseok dan rapuh dalam lahannya
Jelek serta buruk rupa
Ia rasa jiwanya terlalu hampa
Lantas sadar dirinya tak bernyawa
Hanya aksara yang melambangkannya
Seonggok boneka dekil itu...
Merintih dengan suara yang tak terdengar
Mendera iri juga dengki yang berdebar.
Tak disampaikan si jerami padanya,
Pada manekin yang berbahagia
Seonggok boneka dekil itu...
Bertekad tegar dalam kebisuan dan kesakitan
Di keadaan jauh dari kehidupan
Hingga menjadi idiot kelas mapan,
Begitu sadar langsung memekik,
"Hei, Aku Boneka Jerami yang Sakit!"



Minggu, 10 Februari 2013

THIS IS END and NEVER LOVING AGAIN!!!





PERNAHKAH dalam hidupmu kau merasa begitu lelah? Lelah berlari  MENGEJAR SESEORANG YANG KAU CINTAI jauh di depanmu. Sekeras apapun kau mencoba mengejarnya, orang itu akan berlari lebih kencang dan kencang lagi. Tanpa menoleh ke belakang, orang itu meninggalkanmu sendirian.

Sedang kau merasa SUDAH KEHILANGAN banyak tenaga dan HAMPIR PUTUS ASA. Serasa napasmu hampir terputus mengetahui dirinya sudah jauh menghilang dari hadapanmu. Kemudian dengan sedikit ‘HARAPAN’ yang tersisa, kau bangun dan merangkak. Tidak peduli sejauh mana dia telah pergi, kau terus mencoba untuk mencapainya. Meraih dirinya dan membawanya kepadamu untuk dicinta.

Ketika hampir sampai kepadanya, orang yang kau cintai telah membangun dinding besar dan tinggi menghalangi dirimu meraihnya. Tidak ada satu pun pintu. Maka satu – satunya cara yang dapat kau lakukan adalah memanjat. Namun, dinding itu terlalu tinggi untuk kau panjat. Dengan tenagamu yang sudah terkuras habis, kau tidak akan mampu.

Menjerit, menangis, dan mengemis padanya di seberang sana pun percuma. Dinding itu terlalu tebal, dan dia tidak mungkin bisa mendengar suaramu. Kemudian, yang harus kau lakukan adalah MENYERAH.

Menyerah bahkan itu LEBIH BAIK. Setidaknya itu berlaku untuk saat ini.
Karena dia sudah menutup pintu hatinya rapat – rapat.




Dia tidak peduli ... SAMA SEKALI.

Sabtu, 11 Agustus 2012

Kamu Yang Tersesat



Kamu bingung mengapa kini berbeda
Sedang mereka terlihat sama saja
Kamu bingung mengapa semua menjauh
Sedang dulu selalu berpadu
Kamu bingung mengapa sekarang sendiri
Kamu bingung dan selalu bingung

Mencoba bertanya pada kala
Tapi pedih dan sunyi jawabnya

Sekarang kamu menyesal
Dan kamu tersedu sedan
Tapi sungguh itu wajar
Sang kala sedang unjuk rasa
 
Kamu berteriak,
"Aku dimana? Ini bukan tempatku!"
Dia menjawab,
"Kau melupakanku! Ini lah tempat barumu!"
Kembali kamu tersedu sedan

 Percuma memintanya kembali
Apalagi melambat atau melesat
Kamu benar-benar tersesat